Tipe – Tipe Insomnia

insomnia

Meskipun efek insomnia di alami sebagian besar dalam tempo yang singkat, beberapa orang baru menyadari setelah insomnia yang mereka derita parah.Oleh sebab itu diperlukan informasi tentang insomnia secara detail.Berikut tipe insomnia :

Transient Insomnia

Durasi insomnia ini hanya satu atau beberapa hari.Biasanya di sebabkan                       oleh stress baru, situasi dramatis yang mengguncang hidup si penderita.Jika                 Anda mengalami insomnia sekilas, hanya beberapa hari, dipastikan Anda                     mengalami insomnia jenis ini.

Short Term Insomnia

Jenis insomnia ini agak lama durasinya dibandingkan dengan jenis yang pertama.Antara 1 hingga 3 minggu.Untuk kaum perempuan, insomnia ini sering di alami ketika ada perubahan hormonal di dalam tubuh mereka.Selama menstruasi, hormon progesteron mengalami penurunan sehingga efek insomnia jenis ini akan timbul.

Insomnia ini juga di alami oleh mereka yang berada di pekerjaan yang menekan.Terlalu terang ruang tidur Anda juga bisa menyebabkan short term insomnia.Hal ini disebabkan hormon melatonin yang dihasilkan oleh otak bagian tengah mengalami gangguan.

Chronic Insomnia

Jika Anda mengalami kesulitan tidur setiap hari dalam satu bulan atau lebih, bisa dipastikan Anda mengalami jenis insomnia kronis.Seluruh kegiatan dan pekerjaan Anda akan serta merta terganggu.Kesehatan si penderita juga akan turun drastis.

Primary Chronic Insomnia

Insomnia ini terjadi ketika gejala yang di tunjukkan tidak sesuai dengan kondisi fisik dan mental penderita.

Secondary Chronic Insomnia

Kondisi ini dialami oleh mereka yang mengalami depresi dan kelainan gangguan emosional dan fisik.Dari data penelitian, 10% dari orang dewasa berpotensi mengalami insomnia jenis ini.

4Life TF Plus 0878 8688 8271

INSOMNIA

INSOMNIA

Insomnia merupakan gejala/keadaan ketika seseorang mengalami kesulitan tidur. Jika sudah kronis, insomnia bisa membuat stres, depresi, menyebabkan sakit, cemas dan banyak lagi.

Untuk mengatasi insomnia kronis sejak dini yang sebaiknya dilakukan:
1. Mengatur pola tidur sestabil mungkin. Tidur dan bangun di waktu yang sama setiap harinya, walaupun hari libur. Membiasakan menepati jadwal itu agar pola tidur kembali normal.

2. Menghindari minum kopi ataupun makanan dan minuman berkafein dari sore hingga malam menjelang tidur.

3. Membiasakan berolahraga. 

4. Meninggalkan rokok, karena nikotin yang terdapat dalam rokok adalah stimulan.

5. Menggunakan ranjang hanya untuk tidur. Bagi yang sudah bersuami istri menggunakan ranjang sebagai aktivitas hubungan intim. Selain itu, tidak membiasakan diri melakukan kegiatan lain di atas ranjang. Seperti makan atau bekerja. Hal ini berguna untuk mensugesti bahwa ketika di ranjang maka itulah saatnya tidur.

6. Mengatur kondisi kamar senyaman mungkin, tenang, dan sedikit gelap. Jika jam dinding membuat sulit terlelap sebaiknya jangan tidur menghadap jam.                                                                                                                                                                        Tipe – Tipe Insomnia