Batuk Pertussis

Pertussis (batuk dengan suara keras) adalah infeksi pernapasan yang sangat menular.  Pada tahap lanjut, kondisi ini ditandai dengan batuk yang parah yang diikuti napas yang terdengar memekik. Umumnya kondisi ini meningkat pada anak-anak yang berusia sangat muda dan pada mereka yang belum memiliki imunitas tubuh yang baik dan lengkap.

Gejala

Sekali anda terkena pertussis, akan membutuhkan waktu 3 sampai 12 hari untuk tanda dan gejalanya muncul. Tanda dan gejala biasanya ringan pada tahap awal dan mirip dengan flu biasa:
•    Hidung berair
•    Bersin
•    Mata merah dan berair
•    Demam ringan
•    Sesak napas
•    Batuk kering

Setelah 1 atau 2 minggu, tanda dan gejala akan memburuk. Batuk yang parah dan berkepanjangan dapat:
•    Berdahak
•    Bersuara keras
•    Wajah memerah atau membiru
•    Menyebabkan rasa lelah yang ekstrim
•    Diakhiri dengan suara memekik pada saat bernapas

Penyebab

Pertussis disebabkan oleh bakteri. Ketika seseorang yang terinfeksi sedang batuk atau bersin, maka akan menyebar lewat udara dan menginfeksi siapapun yang berada di dekatnya saat bernapas.

Pada saat berada di dalam tubuh, bakteri melipatgandakan diri dan menghasilkan racun yang mempengaruhi kemampuan saluran pernapasan. Lendir yang tebal akan terbentuk di dalam saluran pernapasan, dan menyebabkan batuk yang tidak terkontrol. Bakteri juga mengakibatkan pembengkakan yang mempersempit saluran pernapasan.

4Life Transfer Factor 0838 9534 1095

 

Bronkitis Akut

 

 

Sakit Kepala Es

Sakit Kepala Es

Deskripsi
Sakit kepala jenis ini dipicu ketika [pnderita makan atau minum sesuatu yang dingin seperti es krim]. Sakit kepala ini berlangsung sesaat.

Meskipun belum diketahui secara pasti pnyebab penyakit ini, para ahli kesehatan menduga rasa sakit disebabkan oleh bahan dingin yang menempel di atas langit-langit mulut dan bagian belakang tenggorokan.

Gejala
Gejala antara lain:
* Rasa nyeri di dahi
* Rasa sakit yang memuncak sekitar 30 sampai 60 detik setelah makan makanan dingin
* Sakit jarang tejadi lebih dari lima menit.

4Life TF Plus 0878 8688 8271

KANKER KULIT

Penyakit kanker kulit dewasa ini cenderung mengalami peningkatan jumlahnya terutama di kawasan Amerika, Australia dan Inggris. Berdasarkan beberapa penelitian, mereka orang-orang kulit putih yang lebih banyak menderita jenis kanker kulit ini. Hal tersebut diprediksikan sebagai akibat seringnya mereka terkena (banyak terpajan) cahaya matahari. Di Indonesia penderita kanker kulit terbilang sangat sedikit dibandingkan ke-3 negara tersebut, namun demikian kanker kulit perlu dipahami karena selain menyebabkan kecacatan (merusak penampilan) juga pada stadium lanjut dapat berakibat fatal bagi penderita.

Penyakit Kanker Kulit adalah suatu penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak terkendali, dapat merusak jaringan di sekitarnya dan mampu menyebar ke bagian tubuh yang lain. Ada tiga jenis kanker kulit yang umumnya sering diderita manusia, diantaranya adalah karsinoma sel basal (KSB), karsinoma sel skuamosa (KSS) dan melanoma maligna (MM).

Kanker Kulit Ganas

  • Karsinoma Sel Basal (KSB)

Merupakan jenis penyakit kanker kulit yang paling banyak diderita. Kanker jenis ini tidak mengalami penyebaran (metastasis) kebagian tubuh lainnya, tetapi sel kanker dapat berkembang dan menyebabkan kerusakan jaringan kulit sekitarnya. Warna kulit yang terang dan sering terkena pijaran cahaya matahari keduanya diduga sebagai penyebab Karsinoma Sel Basal. Faktor lain yang juga dapat menjadi penyebab jenis kanker ini adalah system imun tubuh yang lemah (baik dampak penyakit lain atau pengobatan), luka bakar, sinar X-ray.

1. Tanda dan Gejala
Bagian tubuh yang terserang kanker sel basal biasanya wajah, leher dan kulit kepala. Adapun tanda-tanda penyakit kanker berjenis ini adalah benjolan yang agak berkilat, kemerahan dengan pinggir meninggi yang berwarna agak kehitaman, kelainan seperti jaringan parut dan lecet/lika yang tidak sembuh-sembuh.

2. Diagnosa Jenis kanker
Metode tunggal untuk memastikan penyakit kanker sel basal yaitu Dokter akan melakukan pemeriksaan klinis dan histopatologis dengan mengambil sample bagian kulit yang di anggap sebagai jaringan kanker (biopsy) untuk diteliti dibawah mikroskop.

3. Therapy dan Pengobatan
Apabila diagnosa telah ditegakkan secara jelas bahwa penderita mengalami kanker kulit berjenis sel basal, maka tindakan yang dilakukan umumnya adalah pembedahan atau pengangkatan jaringan kulit (kanker) secara komplit, atau dapat pula dengan tindakan penyinaran. Metode lainnya yang juga kerap dilakukan adalah bedah beku, bedah listrik, laser, fotodinamik serta dengan obat-obatan baik yang dioleskan maupun disuntikkan (kemoterapi).

  • Karsinoma Sel Skuamosa (KSS)

Merupakan jenis penyakit kanker kulit yang lebih banyak diderita pria terutama kaum lanjut usia (lansia). Ini adalah jenis kanker kulit dimana terjadi keganasan sel keratinosit epidermis, merupakan kanker kulit ke dua tersering. Penyakit kanker kulit KSS ini dapat menyebar kebagian tubuh yang lain, umumnya diderita mereka yang berada diwilayah tropik.

Seperti halnya penyakit KSB, kanker kulit jenis ini juga diduga akibat sinar matahari (dominannya), Imun tubuh yang lemah, virus, bahan-bahan kimia dan jaringan parut juga dapat menimbulkan penyekit ini. Adapun tanda dan gejalanya ialah mempunyai kelainan berupa benjolan-benjolan atau luka yang tidak sembuh-sembuh. Diagnosa ditegakkan dengan metode yang sama pada KSB, begitupun tindakan therapy dan pengobatan cenderung sama dengan kanker sel basal.

  • Melanoma Maligna (MM)

Ini adalah jenis penyakit kanker kulit yang paling ganas dan berpotensi mematikan. Di Amerika, didapatkan data enam dari tujuh penderita kanker ini meninggal dunia. Dan jumlah orang yang terserang meningkat dari tahun ke tahun. Melanoma Maligna bisa berkembang dari tahi lalat timbul yang sudah ada atau yang baru muncul.

1. Tanda dan Gejala
Informasi ini sangat penting sekali bagi meraka yang memiliki tahi lalat yang kemudian mengalami perubahan baik warna, ukuran maupun bentuknya, Tahi lalat terkadang terasa gatal dan bila digaruk mengeluarkan darah. Sel kanker ini tumbuh dari melanosit, yaitu sel kulit yang berfungsi menghasilkan zat warna melanin.

Kanker ini dicirikan dengan ABCD, yaitu A= Asimetrik, bentuknya tak beraturan. B= Border atau pinggirannya juga tidak rata. C= Color atau warnanya yang bervariasi dari satu area ke area lainnya. Bisa kecoklatan sampai hitam. Bahkan dalam kasus tertentu ditemukan berwarna putih, merah dan biru. D= Diameternya lebih besar dari 6 mm.

2. Diagnosa Melanoma Maligna
Penegakan diagnosa pada kasus penyakit kanker kulit jenis ini sama halnya dengan kedua jenis kanker kulit di atas (KSB dan KSS), yaitu dilakukannya tindakan biopsy untuk pemeriksaan dibawah mikroskop.

Satu-satunya produk yang berfungsi mendidik, meningkatkan, dan menyeimbangkan sistem kekebalan tubuh kita!! 0878 8688 8271

Bagaimana Transfer Factor Bekerja Di Dalam Tubuh Kita